Tidore,TI – Perencanaan relokasi SD Balibunga yang berada di kelurahan Rum Balibunga kecamatan tidore utara, hingga kini belum ada kepastian yang jelas. Pasalnya, sekolah yang berdampingan dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) ini sering mengeluh terhadap pengoperasian dan pengangkutan batu bara yang menggangu aktivitas belajar mengajar, Rabu(20/9).
Padahal tawaran pemerintah daerah melalui dinas pendidikan, sudah menawarkan konsep tukar guling antara pihak PLTU dan pemerintah daerah setempat. Namun hingga kini belum juga ada kejelasan yang pasti, ungkap kepala dinas pendidikan saat ditemui media diruang kerjanya baru-baru ini.
“hingga saat ini masih menunggu kordinasi dari pihak PLN wilayah Maluku-Maluku utara”, ungkapnya.
Sekedar diketahui beberapa bulan lalu walikota tidore capt Ali Ibrahim dan beberapa SKPD terkait, sudah melakukan kunjungan ke PLTU untuk membicarakan masalah yang di keluhkan oleh SD balibungan dan melihat langsung aktivitas belajar mengajar pada sekolah tersebut.
Padahal lahan sekolah itu sudah di bebaskan oleh pemerintah daerah hanya saja niat baik pemerintah daerah dalam hal menawarkan konsep tukar guling tersebut kini terabaikan.(tox)



Discussion about this post