Targetindo.com, Bangka Barat – Masyarakat Muntok Bangka Barat mulai resah, pasalnya pasokan BBM telah susah didapati di eceran, bahkan di SPBU yang ada, antrian terlihat panjang hingga ratusan meter, baik kendaraan roda dua, roda empat bahkan truk beroda enam untuk mendapatkan pasokan BBM, Sabtu (18/12/2021).
Pantauan awak media di SPBU Kampung Jawa Muntok, terlihat antrian mulai dari SPBU, hingga ke Tugu Duren menuju ke arah Pangkalpinang. Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU Pal 3, Desa Belo Laut, antrian juga sempat membuat arus lalu lintas agak sedikit terganggu.
Saat dikonfimasi petugas Nosel SPBU Kampung Jawa, menyebutkan hanya ada BBM jenis Pertalite, sedangkan Pertamax telah habis.
” Pertamax abis bang. Ini hanya tinggal pertalite,” ujarnya
Kondisi hampir sama ditemui di SPBU Pal 3, Pengelola SPBU Pal 3, Surya menyebutkan pertamax masih ada, namun diperkirakan tidak akan bertahan hingga sore.
”Pertamax ada tuh, tapi sebentar lagi habis,”. Jelasnya.
Surya menjelaskan pasokan BBM berjalan normal, bahkan mendapat tambahan pertalite, walaupun pertamax telah lima hari tidak dikirim.
Dia juga menjelaskan, penyebab antrian begitu panjang terjadi disebabkan ketakutan masyarakat tidak kebagian BBM karena kelangkaan yang terjadi di Kota Pangkalpinang.
”Pasokan biasa, kita ada di kasih tambah pertalite. Aman kok nggak macam Pangkalpinang kan kacau. Disini ada pertamax baru kemarin dikirim. Tapi pertamax memang agak susah, lima hari nggak dikirim,” Tukasnya.
Ditemui awak media di lokasi antrian, seorang ibu rumah tangga warga Dusun Kadur yang mengantri di SPBU Pal 3 mengatakan, dirinya terpaksa ikut antri karena kios – kios kecil yang biasa menjual BBM eceran tutup semua.
Tidak adanya BBM dijual eceran juga dikeluhkan Ajeng seorang ibu rumah tangga asal Desa Belo Laut yang mengantri sambil membawa anak balitanya demi mendapatkan BBM.
”Iya terpaksa lah antri, kios – kios di kampung nggak ada yang jual. Biasanya kan ada, ini sudah sejak beberapa hari nggak ada jualnya, jadi saya terpaksa ngantri,” Pungkasnya.




Discussion about this post