• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 30, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Menyedihkan, Madrasah di Daerah Kaya Migas Kondisinya Memprihatinkan

Menyedihkan, Madrasah di Daerah Kaya Migas Kondisinya Memprihatinkan
2.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jambi, TI – Di zaman now ini masih saja ditemukan sekolah yang kondisinya memprihatinkan dan tidak layak pakai. Tengok saja di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Dusun Karya Lestari Satu, RT 01, Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, tiga ruangan yang ada dijadikan ruang belajar peserta didik untuk 6 kelas

Ironisnya lagi, kondisinya sangat jauh dari kesan kenyamanan, dimana satu ruangan guru sama sekali tidak bisa disebut ruangan layak.sementara dinding di sekeliling bangunan madrasah yang berada di wilayah operasi perusahaan migas raksasa PetroChina ini tampak bolong dan lapuk, sedangkan lantainya hanya tanah dengan sedikit ada semennya.

Bila hujan dan angin kencang melanda, kondisinya bisa semakin parah dan bangunan kelas yang ada terancam ambruk. Hal ini diakui Kepala Sekolah MDTA, Nasihudin Mustofa, meski sudah mengajukan proposal bantuan, namun belum ada realisasinya.

“Madrasah ini sebenarnya kurang layak, cuman kami ini dari pihak madrasah sudah mengajukan proposal ke perusahaan-perusahaan yang terdekat di sini, termasuk kepada PetroChina dan PT WKS, namun belum ada tanggapan pak,” ungkapnya, Selasa (19/12/2017).

Karena itu, Dia berharap ada kepedulian dari pihak pemerintah dan swasta untuk dunia pendidikan. “Madrasah ini adalah tempat pendidikan khususnya dibidang agama,” ungkap Mustofa.

Pria yang akrab disapa Pak Tofa ini mengungkapkan, madrasah swasta dibawah naungan Kementerian Agama tersebut mulai didirikan sejak tahun 2010 dengan dana yang bersumber dari swadaya masyarakat setempat. Dan status tanahnya pun sudah hak milik madrasah dengan surat-surat tanah yang komplit.

“Anak didiknya sekitar 60 orang lebih, kalau tenaga pengajarnya enam orang. Setiap hari itu tiga orang guru yang masuk, jadi seminggu kena tiga kali masuk,” imbuhnya.

Diakuinya, madrasah ini berdiri sejak 2010, hanya saja baru dikelola betul sejak tahun 2013 dan sudah terakreditasi.

“Sudah ada piagam madrasahnya dari Kemenag. Ini kelas satu sampai kelas enam, satu lokal itu dobel dua pak. Jadi satu guru itu dobel dua kelas. Ya maklumlah karena keadaaan… ya pak,” jelasnya.

Mirisnya lagi, fasilitas yang ada di madrasah swasta ini hanya memiliki sedikit kursi. Kursi kayunya masih terlihat zaman baholak (old).

Jika dihitung hanya beberapa kursi yang layak untuk diduduki peserta didik. Bahkan lemari sekolah pun tidak terlihat. “Kami sangat berharap bangunan madrasah ini bisa dilakukan perbaikan dan dapat penambahan lokal,” tandas Mustofa.

Rizkia Ramadhani, salah seorang murid kelas lima Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Desa Muntialo mengaku resah dalam belajar bila bangunan sekolahnya dilanda hujan deras.

“Kadang kalau hujan disini bisa banjir, kadang masuk sampai ke kelas airnya dan atapnya bocor. Kami kurang nyaman belajarnya,” tutur siswi berprestasi ini. (jayak)

Previous Post

Walikota Padang Buka Kejuaraan Bulutangkis Indihome

Next Post

DPRD Maluku Kebut Enam Perda Akhir Desember, Ke-enam Ranperda Disahkan Jadi Perda

Next Post
DPRD Maluku Kebut Enam Perda Akhir Desember, Ke-enam Ranperda Disahkan Jadi Perda

DPRD Maluku Kebut Enam Perda Akhir Desember, Ke-enam Ranperda Disahkan Jadi Perda

Banjir Bandang di Manado, Pencarian Korban Hanyut Masih Berlangsung

Banjir Bandang di Manado, Pencarian Korban Hanyut Masih Berlangsung

Tiga Store Hadir di Padang

Tiga Store Hadir di Padang

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor