• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 30, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

“Sekandal Cinta Terlarang Eksekutif dan Legislatif Dalam Phatologi Birokrasi”

“Sekandal Cinta Terlarang Eksekutif dan Legislatif Dalam Phatologi Birokrasi”
2.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Institusi politik dan birokrasi merupakan institusi yang berbeda karakternya. Perbedaan kedua institusi ini telah dikemukakan oleh Wilson (1887-1941) dan Goodnow (1990), dimana politik ada dalam ranah kebijakan (policy) dan birokrasi di ranah administrasi (administrasion).

Perbedaan kedua institusi ini akan melahirkan pola relasi yang dinamis saat politik dan birokrasi sama-sama menjalankan proses penyusunan aturan-aturan seperti UU, Perda dan sebagainya.

Ketika relasi politik dan birokrasi tidak berkembang kearah sinergitas untuk keberhasilan pembagunan  daerah, maka dapat disimpulkan bahwa kedua institusi tersebut cenderung dipertanyakan kemampuannya untuk melaksanakan pembangunan daerah. Eksekutuf sebagai pejabat pembina birokrasi di daerah justru memanfaatkan birokrasi sebagai alat untuk mewujudkan kepentingan politik legislatif.

Padahal, seharusnya mengontrol jalannya pemerintahan agar selalu sesuai dengan aspirasi masyarakat, bukan sebaliknya merusak dan mengkondisikan eksekutif untuk melakukan penyimpangan-penyimpangan terhadap aturan–aturan yang berlaku.

Misalnya, melakukan kolusi dalam pembuatan anggaran agar menguntungkan dirinya, serta setiap kegiatan yang seharusnya digunakan untuk mengontrol eksekutif, justru sebaliknya digunakan sebagai kesempatan untuk “memeras” eksekutif sehingga eksekutif perhatiannya menjadi lebih terfokus untuk, memanjakan anggota legislatif di bandingkan dengan Masyarakat.

Dengan demikian, kasus yang menjerat pejabat pemerintah dan DPRD Jambi dalam OTT oleh penyidik KPK menuai reaksi kekecewaan publik, yakni atas perilaku penyimpangan skandal terlarang pihak eksekutif sebagai pemberi dan legislatif sebagai penerima.

Ada hubungan kerjasama yang terorganisir oleh kedua lembaga negara tersebut, dengan bagi-bagi uang negara dengan istilah umum uang “ketok anggaran”.

Tentunya, hal ini ada kecemburuan dari pihak legislatif maupun eksekutif. Juga bisa dari luar, yang merasa tidak dapat berperan namun mengetahui ”skandal” tersebut. Dengan peristiwa itu, terungkaplah kasus “skandal terlarang pihak eksekutif dan legislatif” tersebut dalam OTT penyidik KPK.

Terkesan jika kita lihat bagaikan drama anak TK saling memainkan perannya masing-asing sebagai aktor.

Hal ini, mengakibatkan saling curiga ada bagian yang belum merata. Yang pada akhirnya terendus penyidik KPK. Tragedi ini menjadi fakta yang amat menarik untuk dapat kita tarik kesimpulan dalam Phatologi Birokrasi adalah penyakit biroksi yang sudah kronis.

Itu terjadi karena bukan lagi menjalankan fungsi dan wewenang dari tugas atas amanah yang diberikan, melainkan menjalankan kerjasama untuk bagi-bagi keuntungan dana negara untuk saling menguntungkan. Simbolis mutualisme, saling ketergantungan, bukan pada tataran positif namun negatif.

Kita Ketahui banyak yang menjadi tersangka atau terdakwa dalam berbagai kasus yang diindikasikan korupsi. Hal ini yang sangat disesalkan oleh semua pihak, perilaku kolektif anggota dewan yang menyimpang dan cenderung melanggar aturan-aturan hukum yang berlaku.

Walaupun maraknya korupsi di lembaga legislatif dan eksekutif  banyak diketahui masyarakat, namun yang diadili dan ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum, sangatlah sedikit.

Faktor ini dapat memicu ketidakpuasan masyarakat terhadap supremasi hukum di negara kita. Elite politik yang seharusnya memberikan contoh dan teladan kepada

masyarakat, justru melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji, memperkaya diri sendiri, dan bahkan melakukan pelanggaran hukum secara kolektif.

Previous Post

Gelar Jumpa Pers, Mantan Plt Sekda Jambi Akui Tak Ada Instruksi dari Zumi Zola

Next Post

Dibentang 6 Desember Ini, 6 Tim Perebutkan Piala Walikota Padang

Next Post
Dibentang 6 Desember Ini, 6 Tim Perebutkan Piala Walikota Padang

Dibentang 6 Desember Ini, 6 Tim Perebutkan Piala Walikota Padang

Cahyo Kumolo Buka Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri

Cahyo Kumolo Buka Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri

Pangkostrad Siap Dijabat Putra Jambi

Pangkostrad Siap Dijabat Putra Jambi

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor