• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Oktober 31, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Mengkritisi BPS Atas Indeks Demokrasi Dalam Kategori Buruk, Irwan Parayitno: Masa Perangi LGBT Tidak Demokrasi?

Mengkritisi BPS Atas Indeks Demokrasi Dalam Kategori Buruk, Irwan Parayitno: Masa Perangi LGBT Tidak Demokrasi?
2.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Padang, TI – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengkritisi Badan Pusat Statistik (BPS) atas penilaian terhadap Indeks Demokrasi di Indonesia yang dipublikasikan sekitar September tahun lalu yang menempatkan Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi paling tidak demokratis di Indonesia dengan nilai indeks sebesar 54,41 dan masuk dalam kategori ‘buruk’.

Menurutnya, publikasi tersebut, walaupun disandarkan pada data dan diolah menggunakan metodologi tertentu, namun tidak didasarkan pada indikator yang benar.

“Itu datanya ada, tapi indikatornya tidak benar,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Koordinasi dan Sosialisasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dengan Dinas dan Stakeholder Terkait yang diselenggarakan di Auditorium Gubernur, Selasa (3/4/2018).

Irwan Prayitno mengatakan, melihat kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi sebagai salah satu indikator untuk menilai demokratis atau tidaknya daerah adalah sebuah kekeliruan.

“Masa perangi LGBT tidak demokrasi? Masa suruh anak-anak mengaji biar hafal Quran tidak demokrasi? Masa menyelenggarakan pesantren kilat tidak demokrasi? Masa suruh anak-anak perempuan pakai kerudung tidak demokrasi?” protesnya.

Demokrasi, dalam kaitannya dengan pengambilan kebijakan, urai Irwan Prayitno kemudian, dalam makna esensial yang diterima secara universal adalah kondisi di mana kebijakan diambil setelah melalui proses musyawarah dan disepakati dengan mufakat, atau, kebijakan tertentu diambil atas persetujuan mayoritas masyarakat di suatu lingkungan tertentu.

Dengan demikian, sambung Irwan Prayitno, jika sebuah kebijakan pemerintah diterima oleh mayoritas warganya, maka kebijakan tersebut tidak bisa disebut sebagai tidak demokratis.

“Suara terbanyak. Itu kan yang demokrasi?” tanyanya retoris.

Berpijak pada definisi yang ia sebutkan, Irwan Prayitno mempertegas argumennya menjelaskan, menyoroti sebuah kebijakan tanpa mempertimbangkan proses pengambilannya dan penerimaan masyarakat atasnya akan mengantar peneliti manapun pada simpul yang keliru.

“Jadi BPS meletakkan indikator tentang demokrasi itu tidak tepat. Coba indikatornya setuju atau tidaknya masyarakat atas kebijakan tersebut? Lain hal apabila 51% masyarakat Sumbar tidak setuju anak-anaknya berkerudung, tidak senang anak-anaknya pinter baca Quran, namun (Pemprov) tetap menjalankan kebijakan tersebut, itu baru tidak demokratis,” katanya mengoreksi.

Selain indikator yang dipilih BPS, Irwan Prayitno juga menyayangkan cara BPS menafsirkan data serta narasumber yang ditunjuk untuk menginterpretasikan data.

Irwan tidak mengurai panjang-lebar mengenai apa yang ia maksud dengan tafsir data yang tidak tepat. Namun, ia dengan tegas menyatakan, narasumber yang dipilih BPS adalah narasumber yang sekuler. Dikatakannya, “Saya pesan ke BPS, data, selain harus diolah dengan metode yang tepat, menafsirkannya juga harus tepat. Lagipula, untuk Indeks Demokrasi ini BPS narasumbernya sekuler.”

Dua hal ini; penafsiran data yang tidak tepat dan narasumber sekuler, sebut Irwan Prayitno di ujung sambutannya, sedikit banyak juga memiliki kontribusi pada kekeliruan survey BPS.

“Surveynya jadi subjektif, tidak objektif,” pungkasnya.

Previous Post

Tidak Ada Akses Internet, 43 Siswa SMKN 2 Mentawai Ikut UN Berbasis UNKP

Next Post

Nasrul Abit, Inginkan Seluruh Siswa UN Sumbar Bisa Lulus 100 Persen

Next Post
Nasrul Abit, Inginkan Seluruh Siswa UN Sumbar Bisa Lulus 100 Persen

Nasrul Abit, Inginkan Seluruh Siswa UN Sumbar Bisa Lulus 100 Persen

Pemko Padang Gelar Sosialisasi Politik Bagi Generasi Muda

Pemko Padang Gelar Sosialisasi Politik Bagi Generasi Muda

Ditandai Pemukulan Gong, Wabup Arrival Boy Buka TMMD Sijunjung di Sibakur

Ditandai Pemukulan Gong, Wabup Arrival Boy Buka TMMD Sijunjung di Sibakur

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor