• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 30, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Identitas Pelaku Penusukan di Masjid Falatehan, Diungkap Polri

Identitas Pelaku Penusukan di Masjid Falatehan, Diungkap Polri

PENIKAMAN ANGGOTA BRIMOB

2.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, targetindo.com – Irjen Pol Setyo Wasisto Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan tim INAFIS sudah berhasil mengidentifikasi pelaku penusukan terhadap dua anggota brimob di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, pada Jumat, 30 Juni. Menurut Setyo, pelaku diketahui bernama Mulyadi dan bekerja sebagai pedagang kosmetik di pasar Roxy Bekasi.

“Proses identifikasi, telah diambil sidik jari dan DNA. Kemudian data itu dicocokan dengan anggota keluarganya. Berdasarkan informasi terbaru, 75 persen pelaku diidentifikasi bernama Mulyadi,” ujar Setyo yang ditemui di Mabes Polri pada Sabtu, 1 Juli.

Tetapi, dia mengatakan alamat Mulyadi tidak sesuai dengan yang tertera di KTP. Alamat tersebut merupakan milik kakak iparnya.

“Tadi malam, kakak iparnya sudah dimintai keterangan dan dibawa ke kantor polisi,” kata dia.

Saat dimintai keterangan, kakaknya mengakui jika jenazah yang disemayamkan di kamar jenazah RS Polri Kramat Jati adalah adiknya. Namun, tim INAFIS akan tetap mencari orang tua atau anggota keluarga yang lain. Tujuannya untuk mencari sampel DNA pembanding lainnya.

Sementara itu, pihak kepolisian, kata Setyo belum dapat memastikan motif pelaku melakukan penusukan terhadap dua anggota Brimob. Tetapi, dia tidak menampik adanya kemungkinan motif pelaku sama seperti tragedi serupa yang terjadi di Mapolda Sumatera Utara.

Setyo menjelaskan, anggota Brimob memang sudah disiagakan di area lapangan Masjid Falatehan sejak tanggal 19 Juni. Polisi juga telah memasang tenda sebagai bentuk persiapan hari Bhayangkara yang jatuh pada hari ini.

“Kalau dilihat cara beraksi, maka kemungkinan besar (motif pelaku) sama seperti yang ada di Medan. Mereka juga menyasar polisi. Bisa jadi ini kelompok yang sama seperti yang pernah melakukan aksi serupa,” tutur dia.

Sementara, kondisi dua korban anggota brimob yang diketahui bernama AKP Dede dan Saiful sudah mulai membaik. Dede mengalami luka robek di bagian pipi kanan sekitar 15 centimeter dan menembus bibir atas.

“Sedangkan, Saiful mengalami luka robek di pipi kanan sekitar 10 centimeter dan menembus dinding pipi bagian dalam. Keduanya sudah dipindahkan ke RS Polri untuk perawatan lebih lanjut,” katanya.

Mulyadi akhirnya tewas ditembak anggota brimob yang lain, usai berusaha mengancam personel polisi sekitarnya menggunakan sangkur pisau. Padahal, sebelumnya polisi juga sudah memberikan tembakan peringatan.

“Ketika dikejar oleh anggota brimob yang lain dan diminta untuk menyerah, malah berbalik menyerang dengan sangkurnya. Saat diberikan tembakan peringatan tetap tidak mau. Maka pelaku dilumpuhkan dan meninggal di TKP,” tutur Setyo.

Sebelum beraksi, pelaku sempat ikut menunaikan salat isya bersama korban. Saat bersalaman, pelaku mengeluarkan sangkur lalu menyasar secara acak ke personel polisi. Dia juga meneriakan kata “kafir” dan “thagut” ke polisi.  (Rappler.com)

Previous Post

Motor Tak Mendaki, Satlinmas Gendong Anak

Next Post

Koordinasi BNK dengan BNNP Harus Maksimal

Next Post
Koordinasi BNK dengan BNNP Harus Maksimal

Koordinasi BNK dengan BNNP Harus Maksimal

Ibunda Wabup Dibesuk Bupati Aceh Timur Di RSUD dr. Zubir Mahmud

Ibunda Wabup Dibesuk Bupati Aceh Timur Di RSUD dr. Zubir Mahmud

Lemhanas RI Kaji Budaya Lokal Kota Padang

Lemhanas RI Kaji Budaya Lokal Kota Padang

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor