• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juni 9, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Faisal Basri Menyatakan Vaksin Covid-19 Tidak gratis

Faisal Basri Menyatakan Vaksin Covid-19 Tidak gratis
2.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TI – Pada hari jumaat (18/12), Presiden Jokowi menyatakan bahwa vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Ekonom dan Politikus Faisal Basri menyatakan” tidak ada vaksim gratis, kita sudah bayar lewat pajak, jadi enggak gratis ndak. Ini karena pajak,” ujarnya, dalam diskusi bertajuk COVID-19 di Indonesia,lewat kanal zoom meeting, Jumat (18/12/2020).

Di samping itu, pemerintah selama ini kikir. Belanja untuk kesehatan, public health funding itu hanya 3% dari PDB. Hanya lebih tinggi dari Laos yang sebesar 2,5%. Padahal Myanmar yang lebih miskin dan lower middle income ketimbang Indonesia menganggarkan 4,9%.

“Masyarakat Indonesia itu biasanya kalau berurusan dengan kesehatan, banyak yang menggunakan uang dari kantong mereka sendiri. Karena public health-nya lemah,” kata dia.

Sementara itu, menyinggung terkait penanganan COVID-19 di Indonesia, selain dari tingginya jumlah kasus dan penularan yang terjadi, Faisal menyoroti soal pemotongan anggaran kesehatan yang begitu luar biasa. Dari yang sebelumnya Rp200 triliun, menjadi hanya sekitar Rp160 triliun dan dialihkan untuk mendanai infrastruktur.

“Sekarang anggaran infrastruktur itu naik Rp133 triliun, [itu] tambahannya loh. Dari Rp281 triliun tahun ini, tahun depan Rp411 triliun”, ungkapnya.

Anda bisa bayangkan apa yang bakal terjadi dengan penanganan kesehatan seperti ini? Apalagi mengingat di Indonesia, daerah yang memiliki fasilitas kesehatan yang cukup memadai baru di Jakarta, Yogyakarta dan Bali. Bagaimana kalau di daerah lainnya, tambah dia.

Masalah lainnya yakni angka pengangguran yang meningkat, seperti saat ini berkisar 9,77 juta. Angka itu belum ditambahkan unenployment dan part time job. Sehingga bila ditotal, di Indonesia ini jumlah pengangguran adalah hampir sepertiga dari total angkatan kerja, terang Faisal Basri.

Dampak lainnya, lanjut ia, adalah kepada kecukupan gizi, skor PISA rendah karena akses internet yang tidak baik.

“Ini yang tak terbayangkan, ditambah lagi gejolak sosial dan politik,” ucapnya.

Faisal mengungkapkan, sesungguhnya ada yang disebut perang melawan COVID-19. Tetapi yang sejauh ini dikeluarkan oleh pemerintah kita bukan Undang-undang darurat untuk melawan COVID-19. Melainkan Undang-undang, Perbup yang melawan dampak dari COVID-19, yakni sektor keuangan.

“Jadi yang lebih penting itu sektor keuangan daripada nyawa manusia. Jadi yang namanya emergency law itu dibuat adalah untuk mengantisipasi dampak COVID-19 terhadap sektor keuangan”, ungkapnya.

Tidak ada upaya menggunakan seluruh sumber daya yang dimiliki, untuk melawan COVID-19, sampai sekarang, kritik Faisal.

Menurut Faisal lagi, apa yang ia kritisi itu tercermin pada struktur tim penanggulangan COVID-19 yang komite kebijakannya dipimpin Menko Perekonomian dan pelaksanaannya Mentri BUMN.

“Jadi yang lebih penting itu pengadaan COVID, pengadaan kan ada fee-nya,” imbuh Faisal.

Previous Post

Penghargaan Innovative Government Award 2020 dari Mendagri RI Diterima Pemkab Sijunjung

Next Post

Israel Bakal Sahkan RUU Legalkan Pemukiman Yahudi di Palestina

Next Post
Israel Bakal Sahkan RUU Legalkan Pemukiman Yahudi di Palestina

Israel Bakal Sahkan RUU Legalkan Pemukiman Yahudi di Palestina

Sebagai Pengganti Idham Aziz, Ini Sederetan Jenderal di Bursa Calon Kapolri

Sebagai Pengganti Idham Aziz, Ini Sederetan Jenderal di Bursa Calon Kapolri

Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2020 Dalam Rangka Memasuki Natal Dan Tahun Baru

Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2020 Dalam Rangka Memasuki Natal Dan Tahun Baru

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/