• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, September 10, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Ditegaskan ErdoganLarangan Berjilbab Sama Saja Mengajak Perang

Ditegaskan ErdoganLarangan Berjilbab Sama Saja Mengajak Perang
2.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TI – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan peringatan keras atas keputusan Mahkamah Keadilan Eropa (European Court of Justice/ECJ) tentang larangan berjilbab di tempat kerja. Bagi Erdogan, larangan itu bisa jadi pemicu terjadinya perang agama.

Perang agama yang dimaksud Erdogan adalah perang salib, seperti yang terjadi abad pertengahan antara pasukan Kristen Eropa dan penguasa Islam di Timur Tengah. Nah, Erdogan mencoba menganalogikan melarang berjilbab sama saja mengajak perang.

“Saudara-saudaraku terkasih, pertempuran telah dimulai antara salib dan bulan sabit. Tidak ada penjelasan lain,” kecam Erdogan di hadapan para pendukungnya di Sakarya, Turki, seperti dilansir Deutsche Welle, kemarin.

Dia menegaskan Uni Eropa saat ini sangat memalukan dan telah melanggar prinsip-prinsip, nilai dan keadilan yang sejatinya dijunjung tinggi Eropa. Baginya, melarang berjilbab sama saja melakukan pembatasan simbol-simbol keagamaan.

Sebelumnya, Mahkamah Keadilan Eropa (ECJ) mengeluarkan putusan untuk sebuah kasus yang dimulai pada 2003, ketika Samira Achbita, seorang muslim, menjadi resepsionis di layanan keamanan G4S di Belgia. Saat itu, perusahaan memiliki “aturan tidak tertulis” bahwa pengawai dilarang mengenakan simbol politik, agama atau filosofi apa pun di tempat kerja, kata ECJ. Pada 2006, Achbita mengatakan kepada G4S bahwa dia ingin mengenakan kerudung di tempat kerja, namun diberi tahu itu dilarang.

Kemudian, perusahaan memperkenalkan sebuah larangan resmi. Achbita dipecat dan dia melapor ke pengadilan untuk mengadukan diskriminasi. Hasilnya, ECJ mengatakan hukum UE memang melarang diskriminasi atas dasar agama, namun tindakan G4S memperlakuan semua pegawai dengan cara yang sama, artinya tidak ada orang yang dibeda-bedakan dalam aturan tersebut.

Keputusan Uni Eropa inilah yang membuat Erdogan geram. Di Turki, sentimen anti Eropa memang sangat kental, terlebih soal pelarangan berhijab.

Sebelumnya, juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin juga menyatakan keputusan pengadilan Eropa tentang penggunaan jilbab justru akan memperkuat tren anti-Muslim dan xenofobia yang berkembang di Eropa dan dunia Barat. “Quo vadis Europa? (Ke mana Eropa akan dibawa?)” kata Ibrahim dalam akun Twitter resminya.

Erdogan bukan kali ini saja terlihat galak kepada Eropa. Dia semakin galak setelah Jerman dan Belanda menolak mengeluarkan izin bagi politisi Turki untuk berkampanye di negara-negara tersebut. Kampanye itu dimaksudkan untuk menggalang dukungan menjelang Referendum Turki, yang apabila berhasil, bisa berpotensi memperluas kekuasaan Erdogan. [rmol])

Previous Post

Golkar Tidak Bakal Lindungi Setya Novanto dari Jeratan Kasus E-KTP!

Next Post

Walikota Padang Peduli, Bangun Rumah Bagi Korban Gempa Pidie Jaya

Next Post
Walikota Padang Peduli, Bangun Rumah Bagi Korban Gempa Pidie Jaya

Walikota Padang Peduli, Bangun Rumah Bagi Korban Gempa Pidie Jaya

Umat Mestinya Seperti Kubah, Besar Di Tengah

Umat Mestinya Seperti Kubah, Besar Di Tengah

Bersyukur Kunci Sebuah Kesuksesan

Bersyukur Kunci Sebuah Kesuksesan

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor