Pulau Punjung, TI – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai membersihkan material longsor yang menimbun jalan di Nagari (Desa Adat) Banai dengan mengerahkan dua alat berat dan satu dump truck.
“Alat berat tersebut sudah berada di lokasi longsor Nagari Banai, Kecamatan IX Koto,” kata Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Alat Berat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dharmasraya, Vangki Gustavia di Pulau Punjung, Kamis.
Menurutnya alat berat tersebut sudah mulai bekerja. Diperkirakan proses pembersihan material selasai dalam beberapa jam ke depan.
Pengoperasian alat berat itu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya.
Sebelumnya, banjir dan tanah longsor melanda Kecamatan IX Koto pada Rabu malam (7/3) malam hingga menutup jalan penghubung antardesa dan merendam lima unit rumah warga.
“Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan IX Koto sejak Rabu sore hingga malam menjadi penyebabnya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Suwandi di Pulau Punjung, Kamis (7/3).
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun akses jalan penghubung antardesa tertutup lumpur dan tanah sehingga dibutuhkan alat berat untuk membersihkan material.
Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal telah menyerahkan bantuan kepada korban banjir untuk delapan kepala keluaraga (KK) di Nagari (desa adat) Silago, Kecamatan IX Koto.
“Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, obat-obatan, selimut. Diharapkan ini dapat meringankan beban warga,” katanya.
Setelah menyerahkan bantuan, Amrizal melanjutkan meninjau lokasi longsor tepatnya di Nagari Banai, Kecamatan IX Koto bersama unsur BPBD, TNI, Polri.
Antara sumbar

Discussion about this post