• REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Oktober 31, 2026
Targetindo.com
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
        • bisawd
    • SUMSEL
      • SUMUT
        • Situs Slot Gacor
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
Targetindo.com
No Result
View All Result

Kegiatan Mengumpulkan Orang Ramai Harus Dibatasi Untuk Atasi Fase Puncak Covid-19

Kegiatan Mengumpulkan Orang Ramai Harus Dibatasi Untuk Atasi Fase Puncak Covid-19
2.5k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Sumbar, TI – Kepala laboratorium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) Dr Andani Eka Putra, MSc., menjadi Narasumber rapat terbatas melalui Video Conference (Vidcon) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Se Sumatera Barat dalam rangka antisipasi penularan Covid-19 dilingkup tenaga medis, di ruang kerja wagub kantor gubernur, Selasa, 1 September 2020.

Menurut dr Andani di Sumatera Barat saat ini adalah fase puncak bertambah terkonfirmasi kasus Covid-19, dimana ini akan cendrung naik begitu cepat, maka sangat perlu diakukan testing, dan melakukan isolasi, maka hasilnya akan berbeda.

Dalam konsep pandemi Covid-19 ini, kita melakukan dua cara yaitu yang pertama bagaimana orang itu tidak bisa menginfeksi orang lain, teknik tersebut dapat digunakan dengan cara melakukan testing, tracing, treatmen dan isolasi.

Selanjutnya cara kedua bagaimana seseorang itu tidak terinfeksi, caranya adalah tentu dengan menggunakan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, serta menjaga jarak.

“Karena ini adalah masalah kita bersama protokol kesehatan paling utama, Karena tidak semua orang patuh melakukannya,” Andani

Andani mengatakan, masyarakat patuhi akan disiplin protokol kesehatan itu sangat bagus sekali hasilnya. Namun sangat sulit dilaksanakan, sementara tracing dan testing bisa dikembangkan, salah satu upaya adalah mendorong tracing dan testing kedepan.

Kemudian melakukan upaya-upaya pembatasan-pembatasan, namun tidak melakukan PSBB karena belum ada restu dari pemerintah.

“Selain beban biayanya besar juga sangat berat ditanggung oleh pemprov juga efek ekonomi sosialnya juga sangat berat”, ujarnya.

“Kita sepakat melakukan pembatasan ditingkat provinsi, kemudian dengan melakukan pemeriksaan secara masif untuk beberapa titik,” katanya.

Ia menegaskan, keberapa kegiatan yang mengumpulkan orang ramai seperti pesta dan lainnya yang menyebabkan pertemuan banyak orang harus dibatasi, agar tidak terjadi penularan kepada banyak orang.

Selain itu, mengenai angka infeksi terhadap kesehatan masalah utamanya adalah ketika angka positif naik, maka tenaga kesehatan akan banyak terinfeksi.

Begitu naik lagi melebihi 10-15 persen maka angka kematian tenaga kesehatan akan muncul. Oleh sebab itu tenaga kesehatan adalah orang yang paling banyak berkontak dengan orang-orang sakit.

“kita tidak tau siapa yang positif, siapa pula yang negatif di daerah ini. Kita satu-satunya provinsi positif covidnya masih kecil, masih dibawah 5 persen menurut data dibandingkan provinsi lain,” ujarnya.

“Sejauh ini kita semua masih bekerja keras untuk mengendalikan, dalam mengontrol pandemi covid di Sumatera barat, tapi apakah bertahan selamanya? Saya jawab tidak kalau kita tidak serius,” ungkap dr Andani

Karena untuk menyelesaikan pandemi ini tidak cukup hanya di laboratorium saja dan tidak cukup hanya dinas kesehatan saja maupun tempat karantina saja tetapi semua pihak harus berpartisipasi bersama-sama untuk mengendalikan pandemi ini.

 

(Zardi/Nov))

Previous Post

Produktif Usaha Ikan Air Tawar Sejahterakan Petani di Sijunjung, Nasrul Abit Tebarkan Bibit

Next Post

Pertahankan Nilai-Nilai Pancasila yang Berasal dari Kearifan Lokal Masyarakat Minang

Next Post
Pertahankan Nilai-Nilai Pancasila yang Berasal dari Kearifan Lokal Masyarakat Minang

Pertahankan Nilai-Nilai Pancasila yang Berasal dari Kearifan Lokal Masyarakat Minang

Pengurus Forum Komunikasi BPN Dikukuhkan Bupati Yuswir Arifin

Pengurus Forum Komunikasi BPN Dikukuhkan Bupati Yuswir Arifin

Wali Kota Padang Sambut Baik Webinar PT. Pegadaian Persero Area Padang

Wali Kota Padang Sambut Baik Webinar PT. Pegadaian Persero Area Padang

Discussion about this post

  • REDAKSI
  • Kode Etik
  • Visi Misi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Email : [email protected]

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HEADLINE
    • PARIWARA
      • situs slot gacor
    • TARGETINDO TV
  • PERISTIWA
  • INVESTIGASI
  • BABEL
  • SUMBAR
    • DPRD
  • INTERNASIONAL
  • LAINNYA
    • JAMBI
      • ACEH
    • JAWA BARAT
      • JAWA TENGAH
    • JAWA TIMUR
      • KALIMANTAN
    • KEPULAUAN RIAU
      • LAMPUNG
    • RIAU
      • SULAWESI
    • SUMSEL
      • SUMUT
    • PAPUA
  • POLITIK
  • OPINI
  • HUKUM & KRIMINAL

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GROUP situs gacorslot gacorSlot MaxwinSlot777Link Slot Gacorsitus slot gacorSlot Terpercaya

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor